" selamat datang di dunia penuh inovasi, HADIR SEBAGAI REFLEKSI KEYAKINAN DIRI AKAN BANGUN DARI MIMIPI"

Rabu, 25 Maret 2009

RAIMUNA DAERAH JATIM


Nama kegiatan adalah RAIMUNA JATIM 2008

Tema Raimuna Jatim 2008 :“ Rasakan Sekitar Kita ”

Motto Raimuna Jatim 2008 :“ Lakukan, Rasakan, Ekspresikan ”

WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN

Kegiatan Raimuna Jatim 2008 diselenggarakan pada tanggal 21-27 Januari 2008 bertempat di Bumi Perkemahan Guyub Rukun Desa Besuki KabupatenTulungagung.

Jadwal Umum kegiatan :
21 Januari Peserta Datang, Welcome to Subcamp, Dinamika Subcamp
22 Januari ( pagi ) Pembukaan
22–26 Januari Kegiatan Raimuna
27 Januari ( pagi ) Penutupan Raimuna
27 Januari Peserta pulang

PESERTA RAIMUNA

Peserta Raimuna Jatim 2008 diharapkan mencapai 2000 orang. Berasal dari unsurpramuka, remaja Jawa Timur, propinsi yang diundang, negara yang diundang dan masyarakat yang berminat mengikuti. Raimuna Jatim 2008.Raimuna Jatim 2008 membuka kesempatan untuk Kwartir Daerah lain danmasyarakat non pramuka untuk ikut serta berpartisipasi dalam kegiatan RaimunaJatim 2008.Lakukan, Rasakan, Ekspresikan

PERSYARATAN PESERTA RAIMUNA.

Peserta· Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang aktif di gugus depannya·
Membawa Kartu Tanda Anggota (KTA) Pramuka·
Memiliki Kartu Asuransi Jiwa yang masih berlaku·
Membawa surat keterangan sehat dari dokter·
Menyerahkan pas photo berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 3 (tiga) lembar·
Mendapat mandat dari Kwartir Cabangnya·
Mengisi biodata dan health assesmentB.

Pimpinan Kontingen Cabang (Pinkoncab)·

Anggota Dewan Kerja Cabang (DKC)·
Membawa Kartu Tanda Anggota (KTA) Pramuka·
Memiliki Kartu Asuransi Jiwa yang masih berlaku·
Membawa surat keterangan sehat dari dokter·
Menyerahkan pas photo berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 3 (tiga) lembar·
Mendapat mandat dari Kwartir Cabangnya·
Mengisi biodata dan health assesment C.
Pembina Pendamping (Bindamping)·
Usia 25 tahun keatas, dan telah mengikuti KMD·
Membawa Kartu Tanda Anggota (KTA) Pramuka·
Memiliki Kartu Asuransi Jiwa yang masih berlaku·
Membawa surat keterangan sehat dari dokter·
Menyerahkan pas photo berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 3 (tiga) lembar·
Mendapat mandat dari Kwartir Cabangnya·
Mengisi biodata dan health assesment

PERLENGKAPAN PESERTA RAIMUNAF. INVESTASI (FEE) RAIMUNA JATIM 2008

Investasi (fee) Raimuna ditentukan atas asas manfaat, kebersamaan dan gotongroyong.
Fee Raimuna diatur sebagai berikut :
Fee Peserta unsur Pramuka(melalui cabang) : Rp 200.000,- per orang
Untuk Raimuna kit (Kaos, id card, topi, buku kegiatan), biaya kegiatan, paketwisata, TISKA, dan piagam peserta
Fee Peserta Pramuka Umum(diluar kontingen cabang) : Rp 350.000,- per orang
Untuk Raimuna kit (Kaos, id card, topi, buku kegiatan), biaya kegiatan, paketwisata, TISKA, dan piagam peserta
Fee Peserta non Pramuka : Rp 350.000,- per orang
Untuk Raimuna kit (Kaos, id card, topi, buku kegiatan), biaya kegiatan, paketwisata, TISKA, dan piagam peserta
Fee Pimpinan Kontingen danPembina Pendamping : Rp 200.000,- per orangUntuk Raimuna kit (Kaos, id card, topi, buku kegiatan), biaya kegiatan, paketwisata, TISKA, dan piagam
Fee Pembina Pendamping Umum : Rp 350.000,- per orang
Untuk Raimuna kit (Kaos, id card, topi, buku kegiatan), biaya kegiatan, paket wisata, TISKA, dan piagam
Fee Peninjau :Rp 25.000,- per orang/hari Untuk Id card dan lokasi perkemahan
Fee Pengunjung : Rp 10.000,- per orang/kunjungan
Lakukan, Rasakan, Ekspresikan§

Tahap I (Pertama)Penyerahan kesediaan Kwartir Cabang untuk mengikuti Raimuna Jatim 2008, sebelum tanggal 30 Nopember 2007 dengan menyerahkan formulirA.01/Raimuna/2008 kepada :Panitia Raimuna Jatim 2008Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa TimurJl. Raya Kertajaya Indah 77 A Surabaya 60116Fax. (031)5947384 Telp 031-5924939 / 40Pembayaran fee Peserta, Pimpinan Kontingen Daerah dan Pembina Pendamping paling lambat tanggal 28 Desember 2008 melalui transfer keNomor Rekening 009878626-0 an. CHOIRUN NISAK Bank BNI Cabang Lumajang

Pendaftaran ulang di lokasi Raimuna Jatim 2008, melalui PimpinanKontingen Cabang. Pimpinan Kontingen cabang menyerahkan Slip buktitransfer BANK (fee) kegiatan (asli) yang kemudian akan diganti dengankwitansi Raimuna Jatim 2008.Pimpinan kontingen cabang akan menerima Raimuna kit, SIM (Surat IjinMendirikan Tenda) dan kupon penukaran kit/atribut untuk pinkoncab.

Lakukan, Rasakan, Ekspresikan

KEGIATANPRINSIP DAN METODE KEGIATAN1.

1. Kegiatan dalam Raimuna diarahkan untuk mengembangkan wawasan,kemandirian, kebugaran, kesehatan dan kreativitas peserta

2. Kegiatan Raimuna dilakukan melalui ragam kegiatan yang diaplikasikandengan metode active learning, learning by doing, participatory methodedan self education.

3. Kegiatan dalam Raimuna dilakukan dengan pendekatan co-education daneducation for all sebagaimana disepakati dan dikembangkan oleh WOSMdalam program Youth Involvement untuk mencapai profil pramuka jatim 2015dan profil kepanduan dunia 2017 ( scouting towards 2017 )

4. Kegiatan dalam Raimuna Jatim 2007 mendorong para pramuka, pembinaputri serta kaum perempuan lain untuk aktif dan mengambil peran lebihbanyak dalam persiapan dan pelaksanaan program Raimuna.

5. Kegiatan Raimuna dilakukan dalam bentuk perkemahan yang harmoni dengankehidupan alam dan lingkungan serta kultur sosial masyarakat lokal, Jatimdan Indonesia

6. Kegiatan Raimuna diarahkan untuk mengantar anak dan remaja menyiapkandiri mengambil peran dalam pengembangan masyarakat Indonesia dandunia yang madani.

7. Kegiatan dalam Raimuna diupayakan mendorong perkembangan anak danremaja dari 6 area perkembangan pribadi manusia.

8. Kegiatan Raimuna memungkinkan dan mendorong partisipasi dan kemitraanpramuka dengan kelompok dan lembaga lain, seperti LSM, swasta, instansidan lembaga kepramukaan di luar Jawa Timur baik nasional maupuninternasional

RAGAM KEGIATAN

1. FRIENDSHIP PROGRAM dimaksudkan untuk mendorong peserta memahamiperlunya membangun kebersamaan, saling pengertian, persatuan danmemahami perbedaan.Kegiatan : Friendship Outbound, Safari Camp, Malam Keakraban, makanbersama, Damai Itu Indah, Swapping Day, Wide Game

2. RAGAM TANTANGAN dimaksudkan untuk mendorong peserta mengenal danmenggali potensi diri dan kelompok.Kegiatan : Air soft gun, Challenge Outbound, High Rope Course, ZonaTantangan, Extreme Game,

3. RAGAM BUDAYA dimaksudkan untuk memberi kesempatan pesertamengenali dan mempelajari budaya lokal, budaya nusantara dan budaya lain didunia serta dapat menerima perbedaaan budaya.Kegiatan : budaya nusantara, pentas seni kontingen cabang, festivalmakanan tradisional, budaya jepang, budaya perancis, budaya amerika,global friendship, etika pergaulan, karnaval budaya

4. RAGAM KREATIVITAS dimaksudkan untuk melatih dan mendorong kreativitaskehidupan pesertaKegiatan : Raimuna mading contest, penyulingan air, sablon, membuatpin, dll.Lakukan, Rasakan, EkspresikanRaimuna Jawa 7 Timur 2008

5. GLOBAL DEVELOPMENT VILLAGE – KAMPUNG BUMI merupakankegiatan yang dapat mengenalkan dan mendorong peserta untuk mengambilperan dalam pengembangan kemasyarakatan dan kehidupan bumi.Kegiatan : Wawasan Ke-saka-an, Cinta Lingkungan, Wawasan BrigadePenolong, Kampanye Safety Riding, Wawasan Pengenalan Gender,Kesehatan Reproduksi Remaja, Sadar narkoba dll

6. RAGAM TEKNOLOGI merupakan kegiatan yang diarahkan untukmengenalkan teknologi sebagai hasil budaya yang harus diterima denganbijaksana dan selektif.Kegiatan : Web designing, Fotografi, Kegiatan Pengenalan robot, radioamatir, cinematografi, , hidromodeling.

7. RAGAM OLAHRAGA dimaksudkan untuk mendorong peserta melakukan gayahidup sehat dengan rutin berolahraga dan mengenal olahraga prestasi sertamengembangkan persaingan dan jiwa berkompetisi yang sehat dan sportif.Kegiatan : dayung, safari camp, selam, paralayang, , renang, aerobic, dll.

8. KEWIRAUSAHAAN dimaksudkan untuk mendorong peserta memiliki danmengembangkan jiwa kewirausahaan agar dapat lebih mandiri..Kegiatan : business plan, Workshop saham, kerajinan marmer/keramik,budidaya lobster.

9. LEADERSHIP & MANAJEMEN DIRI kegiatan untuk mengenalkan dan melatihpeserta agar memiliki jiwa leadership yang dapat diterapkan di lingkungannyaserta mampu bersosialisasi dengan baik.Kegiatan : Achievement Motivation Workshop, ESQ Workshop,Leadership Training, workshop komunikasi efektif.

10. RAGAM KEROHANIAN dimaksudkan untuk mendorong peserta memahami adanya ragam dan perbedaan agama di dunia dan dapat saling bertoleransi serta melakukan kegiatan bersama tanpa meninggalkan prinsip agama masingmasing.Kegiatan : Workshop Lintas Agama, Doa Bersama, Harmoni Indonesia

11. RAGAM WISATA kegiatan wisata yang diarahkan untuk memberi edukasi, kebugaran dan wawasan baru bagi peserta.Kegiatan : Makam Bung Karno, Tour, dll

12. RAGAM BAKTI dimaksudkan untuk melatih peserta ikut berbakti mengembangkan kehidupan masyarakat.Kegiatan : Raimunaku Raimunamu, Membuat Tanda Kampung, mengecatan tempat ibadah, dll

13. JOIN THE RAIMUNA dimaksudkan untuk mengenalkan kegiatan kepramukaan kepada masyarakat non-pramuka.Kegiatan : Raimuna Visit, Friendship Raimuna, Family Adventure, Outbound Remaja

TANDA IKUT SERTA KEGIATAN

Tanda ikut serta kegiatan (TISKA) merupakan bentuk penghargaan yangdiperoleh peserta atas prestasinya dalam mengikuti berbagai macam kegiatanyang diikuti. TISKA diberikan kepada peserta yang aktif mengikuti kegiatanminimal 80 % kegiatan. Disamping TISKA diberikan pula Piagam PenghargaanLakukan, Rasakan, EkspresikanRaimuna Jawa 8 Timur 2008kepada peserta dan seluruh unsur pendukung kegiatan sebagai penghargaanatas partisipasinya di Raimuna Jatim 2008.

RAIMUNA PEDULI & LESTARI

1. Raimuna Jatim 2008 di desain dengan konsep kebersihan terpadu dimana pengelolaan sampah kegiatan dilakukan secara aktif dan sadar oleh peserta dan panitia bersama seluruh personil yang ada dalam Raimuna Jatim 2008. Pengelolaan sampah dilakukan dengan cara ramah dan tidak merusak lingkungan dengan melakukan pemilahan dan pengolahan sampah.

2. Raimuna Jatim 2008 mendorong gerakan anti rokok. Raimuna akan menghormati hak dan kebutuhan hidup sehat yang bebas dari asap rokok.Personil yang terpaksa merokok diharap dapt menghormati kesehatanorang lain dan hanya merokok di tempat yang diberi tanda tertentu.

Lakukan, Rasakan, Ekspresikan

Raimuna Jawa 9 Timur 2008Untuk informasi lebih lanjut, hubungi :HUMAS Raimuna Jatim 2008Gedung Pramuka JatimJl. Kertajaya Indah 77A, SurabayaTelp 031-5924939 / 40 Faks : 031-5947384up. Adam Wiradyta 08123416905Email : raimunajatim_2008@yahoo.comhttp://www.pramukarek.or.id/

Senin, 23 Maret 2009

LIMA DARI 100 SISWA SLTA DI DKI JAKARTA MELAKUKAN SEX PRANIKAH


ANDA kepingin tahu tingkah remaja masa kini? Meski ini tidak mewakili seluruh remaja, namun bisa kita jadikan bahan renungan. Ternyata lima dari seratus pelajar setingkat SMA di Jakarta telah melakukan hubungan seks sebelum menikah.

Pola pacaran yang dilakukan antara lain mulai berciuman bibir, meraba-raba dada, menggesekkan alat kelamin (petting) hingga berhubungan seks. Perilaku seks pranikah itu pun erat kaitannya dengan penggunaan narkoba di kalangan para remaja. Tujuh dari 100 pelajar SMA pernah memakai narkoba. Hal itu dikemukakan oleh Rita Damayanti saat menyampaikan hasil penelitiannya untuk meraih gelar doktor pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), di Depok, Jawa Barat, Rabu (3/1). Dia meneliti 8.941 pelajar dari 119 SMA dan yang sederajat di Jakarta.

Menurutnya, perilaku seks pranikah itu cenderung dilakukan karena pengaruh teman sebaya yang negatif. Apalagi bila remaja itu bertumbuh dan berkembang dalam lingkungan keluarga yang kurang sensitif terhadap remaja. Selain itu, lingkungan negatif juga akan membentuk remaja yang tidak punya proteksi terhadap perilaku orang-orang di sekelilingnya.

Bahkan, remaja yang merasa bebas dan tidak terkekang, ternyata lebih mudah jatuh pada perilaku antara, yaitu merokok dan alkohol. Ujung-ujungnya dari perilaku antara itu, pelajar akan berperilaku negatif seperti mengonsumsi narkoba dan melakukan seks pranikah.

Untuk menangani masalah tersebut, Rita menyarankan sekolah agar memberikan informasi yang intensif kepada siswanya tentang kesehatan reproduksi. Selain itu, kegiatan yang dilakukan remaja harus terus dipantau dan dibimbing orangtua. Remaja yang bertanggung jawab dan paham dengan tujuan hidupnya, juga bisa tergelincir pada pertemanan negatif.

"Back to basic, cintai anak-anak, beri perhatian yang cukup, dan penuhi kebutuhan psikologisnya. Pola asuh yang positif akan membentuk anak-anak menjadi lebih tangguh," ucapnya.

Dalam penelitiannya, Damayanti menyebutkan berpacaran sebagai proses perkembangan kepribadian seorang remaja karena ketertarikan antarlawan jenis. Namun, dalam perkembangan budaya justru cenderung permisif terhadap gaya pacaran remaja. Akibatnya, para remaja cenderung melakukan hubungan seks pranikah.

Berdasarkan penelitiannya, perilaku remaja laki-laki dan perempuan hingga cium bibir masih sama. Akan tetapi, perilaku laki-laki menjadi lebih agresif dibandingkan remaja perempuan mulai dari tingkatan meraba dada. Seks pranikah yang dilakukan remaja laki-laki pun dua kali lebih banyak dibandingkan remaja perempuan.

Perilaku pacaran remaja SLTA di Jakarta:
Perilaku pola pacaran ---- Perempuan ---- Laki-Laki ---- Total
Ngobrol, Curhat ...................... 97,1....................... 94,5.............. 95,7
Pegangan tangan.................... 70,5 .......................65,8 ............. 67,9
Berangkulan .......................... 49,8 ...................... 48,3 ............ 49,0
Berpelukan ............................ 37,3 ...................... 38,6 ............ 38,0
Berciuman pipi ...................... 43,2 ....................... 38,1 ............ 40,4
Berciuman bibir ........ .............27,0 ....................... 31,8 ........... 20,5
Meraba-raba dada .................. 5,8 ........................ 20,3 ........... 13,5
Meraba alat kelamin ............... 3,1 ........................ 10,9 ........... 7,2
Menggesek kelamin .............. 2,2 ......................... 6,5 ............. 4,5
Melakukan seks oral ............. 1,8 .... ....................4,5 .... ..........3,3
Hubungan seks ..................... 1,8 ....................... 4,3 ............... 3,2

Hasil Penelitian Program Studi Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat, Rita Damayanti
Perilaku bergeser:
Menurut Siswanto A Wilopo, Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), saat ini telah terjadi pergeseran perilaku seksual di kalangan remaja. Tetapi karena ketidaktahuan mereka banyak pula tindakan yang mereka ambil membuat paramedis maupun orang tua terkejut.
Surya, staf Seksi Evaluasi Direktorat Kesehatan Reproduksi Remaja BKKBN juga mengatakan, dari data yang dihimpunnya banyak kaum remaja putri maupun putra mengalami infeksi di alat reproduksinya, bahkan menyebabkan kematian.

''Permasalahan utama kesehatan reproduksi remaja (KRR) di Indonesia, kurangnya informasi mengenai kesehatan reproduksi, masalah pergeseran perilaku seksual remaja, pelayanan kesehatan yang buruk serta perundang-undangan yang tidak mendukung,'' ujar Surya..

Menurut data Kesehatan Reproduksi yang dihimpun Jaringan Epidemiologi Nasional (JEN, 2002), jelas Surya, informasi KRR secara benar dan bertanggung jawab masih sangat kurang. Pemberian informasi tentang KRR di beberapa tempat masih dipertentangkan, apalagi jika diberi judul pendidikan seksual.

''Masih terdapat anggapan, pendidikan seksual justru akan merangsang remaja melakukan hubungan seksual. Selain itu sebagian besar orang tua yang diharapkan dapat memberikan informasi mengenai hal ini, tidak memiliki kemampuan menerangkan serta tidak memiliki informasi memadai.''

Padahal, lanjutnya, survei yang dilakukan WHO (organisasi kesehatan dunia) di beberapa negara memperlihatkan, adanya informasi yang baik dan benar, dapat menurunkan permasalahan kesehatan reproduksi pada remaja.

Masalah yang dialami remaja tersebut sebetulnya tidak semata akibat pergeseran budaya atau pengaruh pergaulan. Kemajuan dalam perbaikan gizi di Indonesia juga ternyata menjadi pemicu pergeseran perilaku seksual di kalangan remaja.

Kasubdit Kesehatan Reproduksi Remaja BKKBN A Djabbar Lukman yang ditemui Media di ruang kerjanya mengakui peningkatan gizi saat ini mengakibatkan hormon seorang anak menjadi lebih cepat matang. Akibatnya seorang remaja putri akan lebih cepat mengalami menstruasi dan kematangan organ-organ reproduksi. Ini juga yang menyebabkan hasrat seksual mulai timbul pada usia relatif muda.

''Selain hormon, pengaruh lingkungan juga menjadi salah satu penyebab timbulnya pergeseran perilaku remaja. Globalisasi menyebabkan aksesibilitas remaja terhadap pornografi menjadi lebih mudah. Ribuan situs porno di internet serta media-media lain, seperti tabloid porno, komik hentai (komik porno Jepang) yang bertebaran di sekeliling remaja menjadi salah satu stimulan pergeseran perilaku para remaja saat ini,'' tutur Djabbar.

sumber:BKKBN - Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional

Minggu, 22 Maret 2009

TUNAS KELAPA

scout
Lambang gerakan pramuka adalah tanda pengenal tetap yang mengkiaskan cita-cita setiap anggota Gerakan Pramuka.
Lambang tersebut diciptakan oleh Bapak Soehardjo Admodipura, seorang pembina Pramuka yang aktif bekerja di lingkungan Departemen Pertanian dan kemudian digunakan sejak 16 Agustus 1961. Lambang ini ditetapkan dengan Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 06/KN/72 tahun 1972.

BENTUK DAN ARTI KIASAN
Bentuk lambang gerakan pramuka itu adalah Silhouette tunas kelapa. Arti kiasan lambang gerakan pramuka :
1.Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal, dan istilah cikal bakal di Indonesia berarti penduduk asli yang pertama, yang menurunkan generasi baru. Jadi lambang buah nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
2.Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniah sehat, kuat, dan ulet serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi pada tanah air dan bangsa Indonesia.
3.Nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan diri dalam mesy dimana dia berada dan dalam keadaan bagaimanapun juga.
4.Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yakni yang mulia dan jujur, dan dia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.
5.Akar nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah. Jadi lambang itu mengkiaskan tekad dan keyakinan tiap pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.
6.Nyiur adalah pohon yang serba guna dari ujung atas hingga akarnya. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka adalah manusia yang berguna, dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa dan negara Republik Indonesia serta kepada umat manusia
.

PENGGUNAAN LAMBANG
Lambang gerakan pramuka dapat digunakan pada panji, bendera, papan nama kwartir dan satuan, tanda pengenal administrasi gerakan pramuka. Penggunaan tersebut dimaksudkan sebagai alat pendidikan untuk mengingatkan dan meningkatkan kegiatan gerakan pramuka sesuai dengan kiasan yang ada pada lambang gerakan pramuka tersebut.

Sabtu, 21 Maret 2009

dewan galang 18111 0708

Komposisi dewan galang masa bakti 2007 - 2008
  • dhika permadi putra
  • ahmad muzzammil
  • ifan sulaksana
  • ahmad muzammil
  • dzulfikri habib zunan
  • bintang adhi prasetya
  • ahmad asroful abrori
  • sandy prasetya utama
  • satria asdi yudha
  • tri aris ade k
  • akyas sidiki ibadur royyan
  • ahmad ikang fauzi
  • wahyudi nelvianto

Jumat, 20 Maret 2009

"hasdukqu"

ScoutInovasi terbaru dihasilkan oleh teman-teman tegakdega jawa timur dengan mengubah tampilan setangan leher pramuka dari yang konvensional menjadi sedikit "NYENTRIK" sebuah pelampiasan ide dari keterkungkungan kita terhadap kegiatan pramuka yang hanya itu-itu saja. Sebagai ujungtombak terdepan didalam proses pembentukan karakter dan mental anak bangsa, gebrakan ini perlu didukung dan diwadahi. namun sayang ternyata di grassroot inovasi ini cenderung dianggap sebagai "PEMBERONTAKAN" pada aturan yang selama ini baku. Bola telah digelindingkan oleh teman-teman tegakdega, kita tunggu saja apakah menjadi sebuah GOL, ATAU TENDANGAN GAWANG ATAU BAHKAN TENDANGAN PENJURU ATAU JUGA KELUAR LAPANGAN ATAU ATAU ATAU....

Fisrtperformance


Dalam kehidupan yang kita lalui banyak hal yang memang selalu mengiringi, kadang baik kadang jelek, kadang enak sering juga susah dan seterusnya. Namun itu bukan menjadi sebuah penghalang ketika kita mampu optimis akan semua kemampuan, kelebihan serta sadar akan kekurangan dan kelemahan yang dimiliki. bagiku firstperformance adalah langkah awal ketika kehidupan ini akan menapak dalam jenjang yang lebih baik dan lebih sukses. Firstperformance adalah sebuah do'a yang akan selalu memberikan kita keteduhan dalam melangkah lebih jauh. Firstperformance adalah sebuah keyakinan akan keberhasilan yang akan di raih dan FIRSTPERFORMANCE ADALAH AKU